Aku tidak memilih.
Aku bahkan tak ingat bagaimana kita berkenalan,
Bagaimana kita dapat tertawa bersama,
Bagaimana hubungan aneh kita dapat terjalin.
Aneh?
Lumayan.
Tapi sekarang sudah tak seaneh ‘waktu itu’ XD
Mungkin karena persahabatan kita ada ketika kepolosan masih melekat?
Persahabatn kita terbentuk tanpa paksaan, namun apakah sebuah kebetulan?
Aku rasa tidak.
Aku merasa kita memang takdir.
Bukan jodoh tentunya. haha
Separuh lebih dari hidupku, aku kenal kamu.
Mungkin waktu sekolah sempat memisah kita beberapa tahun.
Tapi bukan sebuah masalah kan?
Toh berjalan begitu saja.
Haha.
Terima Kasih.

Leave a comment