Puisi Tak Berjudul

puisi tak berjudul

Jadi, puisi ini sebenarnya sudah lama aku buat. Entah kapan. Aku menemukannya saat sedang menghapus notes-notes gak penting di tab. Saat itu, aku tidak memberikan judul, dan aku pun kini tidak memberinya judul. Aku sudah gatau mau kasi judul apa, karena aku lupa bikinnya waktu apa dan kenapa, yang jelas temanya terlihat sedih. Hehehe. *ups jadi baper* Jangan baper ver, gak ada yang dibaperin. #eh 


Ketika senyum tak lagi terlukis
Dan langkah kian gentar
Degup jantung mendesak ingin keluar
Dan melepas semua rasa

Ketika kaki tak sanggup lagi melangkah
Mulut pun tak mampu berucap
Hanya mata yang teteskan air mata
Membasahi kedua pipi
Dan jatuh

Seolah terjatuh dari impian
Dihempas oleh rasa takut

Bagaikan mentari t’lah menjauh
Dan pergi meninggalkan

Melangkah seorang diri
Ditemani rasa takut
Dengan dingin yang menusuk
Kian melemahkan rasa


Oh iyaa, aku masih mengajak kalian semua yang ingin berpartisipasi dalam kampanye #AyoBerkarya ini. Aku menerima semua karya yang kalian buat. Sebenarnya hal ini aku buat dengan tujuan agar semua orang semakin tidak takut untuk berkarya, dan dapat dimulai sekarang! Jadiii, ayo tunggu apa lagi ayo buat karyamu! Bagi kalian yang masih belum tahu tentang hal ini, kalian dapat langsung baca di artikelku sebelumnya : Mahakarya, yang terinspirasi dari salah satu lagu dari album Tulus terbaru yang berjudul sama.

#AyoBerkarya #BerkaryaDenganHati

You may also like

1 Comment