Bharatika 2017 : Wanifesto!

bharatika-2

Penjelasan singkat, Bharatika Creative Design merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual bersama dengan Desain Interior Universitas Kristen Petra Surabaya. Bharatika hadir dengan rangkaian kegiatan mulai coaching class, workshop, talkshow, creative market hingga pameran hasil karya lomba. Dan tahun ini, ditahun keduanya, Bharatika telah secara sukses diselenggarakan mulai Kamis (16/03/2017) hingga Sabtu (18/03/2017) berlokasi di Gedung Balai Pemuda Surabaya.

Mengapa kamu menuliskan mengenai hal ini Vero? Kamu bahkan bukan mahasiswa Fakultas Desain.

Yahh, memang aku bukan bagian dalam kegiatan ini. Tapi, malam mingguku ini (18/03) kuisi dengan melakukan liputan Bharatika untuk Genta. Setengahnya aku ingin datang juga karena Christine juga merupakan bagian dalam kegiatan ini. Thanks to Charles Endriko, Youtuber asal Medan yang akhirnya mau aku paksa ajak untuk datang (biar aku bisa nunut ke Gedung Balai Pemuda). Hehehe. Meskipun awalnya dia hanya mau ngantar aku, akhirnya dia masuk juga dan bahkan ikut aku wawancara sampai akhir acara! #PelajaranPertamaMenjadiJurnalisWithVero lol

Kembali ke topik, ada apa dengan Bharatika?

Aku mau menuliskan mengenai Bharatika ini karena memang ini kegiatan yang keren! Salut untuk anak DKV dan interior yang sukses bikin acara dengan dekor epic banget ini! Eitss, bukan hanya dekor. Hal utama yang membuat aku jatuh cinta (cieilah, kayak pernah jatuh cinta aja ver) dengan kegiatan ini adalah tema yang dipilih, WANIFESTO adalah tema Bharatika Fest 2017.

Kata “Wani” ini rupanya diambil dari budaya suroboyo-an “Wani tok!” sedangkan kata manifesto sendiri memiliki arti : /ma·ni·fes·to/ /manifésto/ n pernyataan terbuka tentang tujuan dan pandangan seseorang atau suatu kelompok.

Sesuai dengan wawancara dengan Melissa Ardani, Ketua Panitia Bharatika tahun 2017 ini, tema ini diangkat berkaitan dengan kenyataan bahwa anak muda zaman sekarang mulai malas untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai perlombaan. Alasan malas hingga takut kalah menjadi dominasi kurangnya kemauan anak muda zaman sekarang untuk berkarya. Ditambah dengan tagline yang semakin membakar ini :

Lantangkan beranimu, tantang batasmu!

aku semakin jatuh hati dengan Bharatika tahun 2017.

Mengapa?

Bagi kalian yang masih belum tahu, sejak Desember lalu aku membuat semacam kampanye #AyoBerkarya. Dimana aku ingin mengajak semua orang untuk mulai menghasilkan karya mereka sendiri – entah apa pun itu bentuknya. Dan sama halnya dengan latar belakang tema Bharatika, aku juga melihat bahwa anak muda zaman sekarang hanya cenderung menjadi penikmat saja tidak mau mulai untuk menjadi creator. Aku mengajak semua orang untuk membuat karya mereka sehingga nantinya dapat aku muat dan aku publikasikan di blogku. Agar semakin banyak yang melihat, dan semakin banyak yang terpacu untuk memulai karya mereka! Untuk lebih lengkapnya kalian dapat melihat di : Mahakarya.


“Pemikiran, tindakan dan karya adalah indikasi orang merdeka. Lalu apa karyamu? Apa kontribusimu?,” – Ir. Soekarno

Nah, jadi sekarang, masih tunggu apa lagi? Mana karya kalian?

 

You may also like